Tampilkan postingan dengan label memory. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label memory. Tampilkan semua postingan

Minggu, 10 Desember 2017

Ta Sejalan.

Kutahu kamu menanti,
Masa dimana ku ingin menyendiri,
Dan kau bisa berlari,
Ta tentu arah dihembus angin.

Kutahu kamu mencari,
Arah baru untuk dijalani,
Dan kau ta tengok ke samping,
Diriku ingin berhenti.

Kutahu kita berbeda,
Dalam segala hal,
Dalam segala angan

Kutahu kita mencinta,
Dalam segala duka,
Dalam segala suka.

Namun bagaimanakah caranya,
Sepasang kaki melangkah ta searah?
Dan bagaimanakah caranya,
Mencintai tanpa tujuan?

Rabu, 30 Maret 2016

Almost 30.

I'm almost 30 y.o !!

It's been 30 years of,
Pain,
Sin,
Tears,
But also years of laughter !
None of it i regret.

Every memories left me something good,
Even bad things makes me better,
Everything i've lost during those years,
Give me some new reasons to be gratefull.

What i have now,
Is what i've choose yesterday.

So this morning i choose to embrace,
For every single shitty things,
That i might mad/sad/bad of.

Live life,
Love,
And love more.

#walaupeningmualmelilit
#carikegiatan
#trytosleep
#staypositive

Sabtu, 13 Februari 2016

Bukan Hanya di Hari Ini.


Kubiarkan kau pergi,
Tuk mengejar mimpi,
Namun hanya sementara kasih,
Jangan lupa jalan tuk kembali.

Kurelakan jarak memisahkan,
Namun tak kubiarkan,
Cintaku memudar,
Kuharap kau juga.

Dan di hari ini,
Sekali lagi kuyakini,
Kau tetap di hati,
Hanya kau di hati.

Bukan hanya di hari ini,
Sedari dulu t'lah kusadari,
Hatiku milikmu,
Kau satu..... Cinta-ku.
Happy Valentine's Day Alexander Alexauruz.
I love you as always.

Selasa, 25 Agustus 2015

Tak Bisa Berkhianat Selamanya.

Kau dan aku sama,
Sama-sama manusia,
Punya hati bisa mencinta,
Punya rasa bisa terluka.

Pada masa itu,
Ketika kau berkhianat,
Tertawa lepas di ujung sana,
Aku memang sungguh terluka,
Tapi bukankah sesungguhnya,
Kau sedang terhina?
Tak punya nilai.

Karena apalah arti janji,
Bila tak bisa ditepati?
Apalah arti memiliki,
Bila tak sudi memberi?

Dan pengkhianatan,
Bukanlah pemberian terindah,
Yang dapat diperjuangkan,
Oleh seorang pecinta.

Dan kalaupun kelak kan terulang,
Mungkin tak sengaja kau terjerembab,
Yakinlah kau tak bisa berkhianat selamanya.

(- mengutip PramoedyaAnantaNoer -)

Lihatlah dan nikmati,
Aku takkan memaki,
Aku takkan mencari,
Aku takkan memberi.

Biarlah nuranimu yang kan mengejarmu,
Di mimpi terkelam yang dapat terbayang,
Dan dia kan menangkapmu di akhir nafas,
Lalu membunuhmu perlahan dalam sesal.

Sabtu, 15 Agustus 2015

Jika Ini Cinta.

Jika ini cinta,
Bukankah ta seharusnya merasa lelah?
Bukankah seharusnya sepenuh tenaga bertahan?
Bukankah seharusnya penuh pengertian dan ampunan?

Ataukah ini cinta yang ta lagi membara?
Sebab tertiup angin terlalu kencang,
Hingga meredup ta lagi hangat,
Pun ta lagi bercahaya.

Jika ini cinta,
Bukankah seharusnya tenang dalam pelukan?
Mengapa terpisah amarah dan kepahitan?

Jika ini cinta,
Mengapa diam?

Selasa, 07 Juli 2015

Let Me Love You, Baby.

Let me love you,
Let me love you till i die,
Let me love you with all i have,
Let me love you.

God sent you as a gift to me,
Miracle from heaven,
That's how i saw you,
Not to be mine,
But to be loved,
Forever and ever,
Let me love you.

When they leave me all alone,
And my world's torn appart,
Maybe i feel there'a no need to stay,
But i suddenly change when i see your smile.

Let me love you and i'll be fine,
Let me love you with all my heart.

Cos there's nobody could handle my love,
And my fragile heart easilly to break,
But let me love you and i'll be fine,
Let me love you, only you.

When they hate me with no reasons,
Or maybe cos something i couldn't understand,
But when i look into your eyes,
I know that i love you more than ever.

Let me love you and i'll be fine,
Let me love you with all my heart.

Cos there's nobody could handle my love,
And my fragile heart easilly to break,
But let me love you and i'll be fine,
Let me love you, only you.

Let me love you,
Let me love you till i die.

Minggu, 04 Januari 2015

Dengarlah.

Satu hari berlalu,
Lukaku belum sembuh,
Meski hatiku mengampunimu,
Masih saja air mata terjatuh.

Kesetiaan ini ta perlu kau pertanyakan,
Cinta ini milikmu sepenuhnya,
Namun masih juga kau lihat celaku,
Dan memilih untuk menyakitiku.

Tidakkah cukup tahun-tahun yang dilalui berdua,
Berjuang bersama atas nama cinta yang kau tawarkan,
Mengejar impian berdua tanpa takut dera dunia,
Kau tetap genggam tanganku dan katakan cinta.

Mengapa hari-hari terakhir ini berbeda?
Kau tinggalkan aku di saat tersepiku,
Kau diamkan aku seolah aku bukan belahan jiwamu,
Jika cintaku ta cukup,
Tidak bisakah kau melihat Tuhanmu,
Dan tetap mengasihiku?

Masa lalumu t'lah kuampuni,
Kuyakin Tuhan pun sudah mengampuni,
Tapi dapatkah kau mengampuni dirimu sendiri?
Dapatkah kau kembali genggam tanganku,
Dan berlari menuju masa depan bersamaNya.

Jika kau ta ingin mendengar suaraku,
Kumohon dengarlah suaraNya.

(dari aku yang akan selalu mencintaimu).

Sabtu, 27 Desember 2014

Hari ke-105

This is the moment when i can't understand,
When i lose my smile,
When i think maybe on a minute you'll leave,
When i feel i loose my feeling and hope,
The moment when i hate myself to hate you.

Why don't you stop blamming on me?
I'm your lady not your alarm,
Your love not your maid,
Your choosen not your garbage bin,
Stop blame me!

Be an adult,
Grown up!

I can't be perfect,
If i always forgive you,
When you cheat,
You leave without reason,
You hit and shout,
And i always forgive,
Why don't you start to forgive me now?

I'm not perfect,
Neither you.

Selasa, 23 Desember 2014

Hari ke-100

Seperti sekelebat bayangan,
Memori itu melewati kita,
Apakah cinta itu pernah ada?
Atau tak lebih dari rasa iba?

Siapa yang bisa disalahkan?
Aku yang terlalu naif mencinta,
Atau dirimu yang ta' mampu setia?
Tuhan toh ijinkan semua menimpa.

Ku t'lah menduga sejak lama,
Kau belumlah siap memulai dari awal,
Namun Tuhan malah berikan kita titipan dari surga,
Apa yang harus kuperbuat?

Jika bisa memilih,
Ku ingin mengakhiri,
Melupakan semua mimpi,
Yang pernah kupercayai.

Namun bayi ini membutuhkanku untuk kuat,
Meskipun aku sudah enggan mencoba.

Jika bisa mengulang,
Ku ingin hari indah itu ta' pernah ada,
Biar ta' perlu ku luka dan musnah,
Dan bayi ini pun ta' perlu ikut merasakan derita.

Seperti sekelebat bayangan,
Kau buang aku dan lalukan harapan,
Seolah kau Tuhan atas hidupmu.

Yah,,
Mungkin memang benar,
Selama ini kau tuhan atas hidupku,
Dan kini hidupku hancur.

Senin, 22 Desember 2014

Ketika Aku Mengandung

Ketika aku mengandung,
Kau lukai aku dengan caramu yang dulu,
Seolah hatiku tertutup kasih janinku.

Lalu kau pertanyakan kepandaianku,
Serta kekuatanku menghadapi derita,
Seolah ku baru mengenalmu,
Dan ta' pahami bahasa tubuhmu.

Ketika aku mengandung,
Kau berbuat semaumu,
Seolah yang kubutuh hanya keturunanmu.

Aku perempuan ingin di-puan,
Bukan untuk dibuang,
Atau dibuat luka,
Aku perempuan yang mencinta,
Tak mengerti khianat,
Apalagi dusta keparat.

Ketika aku mengandung,
Buah cinta ku yang kukira milik kita,
Kau hanya berlalu memalingkan wajah,
Seolah aku ta' bernyawa,
Bukan untuk dianggap ada.

Minggu, 21 Desember 2014

Hari ke-99

Semoga kau kan ingat,,
Kau sudah pernah mendapatkan kesempatan itu,
Dan ketidaksabaranku bukan hanya karena kejadian hari ini,
Namun mungkin kau belum siap mencinta,
Belum siap berubah.

Semoga kau kan paham,,
Setiap kata yang kau ucapkan padaku,
Dan ternyata juga kau ucapkan padanya,
Bukanlah kata-kata yang seharusnya diumbar,
Sebab cinta dan kasih sayang haruslah berarti sesuatu,
Haruslah memberikan sepenuhnya hati pada seseorang,
Bukan kepada semuanya.

Semoga kau kan menyimpan,,
Semua cinta yang pernah kupersembahkan,
Kesetiaan yang telah aku jaga mati-matian,
Dan kerinduan yang selalu kukubur di gelap malam,
Sebab aku mungkin ta' selamanya ada,
Dan bayanganku mungkin akan lenyap ditelan kelam.

Semoga kau kan menerima,
Cintaku hanya untukmu,
Dari awal hingga sekarang,
Namun ketika kasihmu ta' hanya untukku,
Maka aku dan kau bukanlah lagi kita.

Kutitipkan sepenggal kisah cintaku yang lara,
Untuk jadi bagian dari hatimu yang beku.

Jika kau bahagia dengannya,
Kumohon jadikan aku yang pertama mengetahuinya,
Sehingga kutau ku ta' layak bertahan,
(Mungkin memang ta' perlu berjuang!?)
Dan akan kurelakan kau dan segenap kenangan,
Biar jadi mimpi buruk di malam yang panjang,
Yang mungkin bisa kulupakan,
Ketika bahagiaku datang.

Selasa, 16 Desember 2014

Hari ke-93

Salah satu alasan saya tidak mau menjalin hubungan (apalagi menikah!!) dengan orang militer adalah karena saya tahu, saya tidak sanggup tiba2 ditinggal malam2 sendirian, tanpa alasan yang masuk akal, dan tidak jelas sampai jam berapa, hanya karena seseorang memanggil. Apa gunanya menikah jika masih harus sendirian?

Bagaimana bisa memuliakan Tuhan dengan pernikahan, apabila saya masih kesulitan mencari alasan mengucap syukur atas kepergiannya? Apakah menikah hanya untuk mengubah status dan menyenangkan hati orang lain? Atau sebenarnya kita sedang menjebak diri sendiri dalam belenggu yang kita kunci sendiri?? Bagaimana bisa menikah adalah ibadah, ketika seringkali hanya keluhan yang sanggup disampaikan??

Dan ternyata dugaan saya salah. bukan orang militer pun sanggup melakukan hal itu. Asal punya kesempatan, niat dan sedikit ketegaan.

Helloooo,, I'm pregnant,,,,

Hmmm,, it's okay.
I've learn to stop believin' hope for years, i can do it again.

Rabu, 03 Desember 2014

Hari ke-80

And she's back!!

With all of her insanity,
Her fluctuative emotion,
Her immaturity,
(On her age?!?)
And i'm sick of it.

Didn't we already split our way?
Why should you back?
Why you try to destroy life,
When i'm on my way to fix the shits?

What do you want?
Is it the baby in my belly??

Stop arguing or complaining,
You're the one that went away,
Not me!

Don't ask me to beg,
For what you regret.

Jumat, 28 November 2014

Hari ke-76

mungkin memang bukan takdir kita,
hadapi saja,
kau dan aku,
terlalu luka tuk disembuhkan.
sebab masa lalumu mengoyakmu,
dan masa laluku menahanku,
kau dan aku,
terlalu hancur tuk disatukan.
kini,,,
aku memungut sisa-sisa keberanian,
mengumpulkan serpihan kekuatan,
untuk berdiri tegar,
ketika bayangmu memudar.
...
dan tangis pun pecah,
seolah tidak ada lagi kesempatan untuk meratap.
sebab hidupku berharga baginya,
sebab senyumku adalah hidupnya,
sebab nafasku adalah nafasnya.
kuat sayang,
bertahanlah cinta.
love you my baby.

Hari ke-75

Berjuta kali mengatakan ke diri sendiri,,
"Hadapi kenyataan!! Dasar wanita lemah!!
Kau hampir mati karena cinta.
Bodoh!!"
Dan tetap saja aku terseok tak tentu arah,
Mengais-ngais sisa kasih Tuhan,
Berusaha memegang iman,
Bahwa rencanaNya sungguh indah pada akhirnya.
Akhir yang mana?...

Jumat, 10 Oktober 2014

H+26

Seketika!! Ku tergilas roda waktu,
Tak sisakan nafas tu' dihirup,
Dan ketika teringat mimpi itu,
Tersedulah aku menahan pilu.
Banyak kata tersirat di pikiran,
Namun bibir kelu enggan bicara,
Salahkah jika ku hanya ingin diam?
Ketika dunia mulai menjemukan.

Senin, 22 September 2014

H+8

Yang pertama, karena kawan.
What else can it be?
Sudah terduga dari awal,
Secinta-cintanya dia,
Hanya sedikit lebih besar,
Ketimbang cinta kepada kawan.
Kadang kupikir,
Lebih baik kutitipkan saja rasaku pada angin,
Biar disampaikannya kepada kawan di hati,
Sudah tua namun mengapa tak mampu berdiri sendiri?!?
Hidup adalah pilihan,
Jika sudah memilih,
Mengapa masih berat?
Apa yang harus dipertanyakan lagi?

Rabu, 27 Agustus 2014

H-17

Souvenir, done.
Invitation, done.
Shoes, done.
Accessories, done.
And then today i found this picture of a model on some event one week ago. Whilist he promised for not taking any picture of girls. Only me.
Cos i bought that camera, not for him sightseeing of any girl than me.
Thank God for all delay progress. Now I know why. Now i know how.
Thank you.
.
.
.
Damn!.
Its not a bride-to-be blog!!

Kamis, 21 Agustus 2014

H-23

H-23,
And i cry (again).
After a long day,
This illness,
Those medicines,
All weaknesses,
And then he angry only because i asked, "who is she?".
OMG,
I deserved a better feelings.

Sabtu, 16 Agustus 2014

Saved By The Bell.

You are saved by the bell,
Again!!
Tepat di saat ku kan menyerah,
Kamu hancurkan lagi hatiku dengan kata maaf,
Dan semudah ini aku menerima.
Tolong, tolong aku,
Buat ini jadi indah,
Meski tak sempurna.