Rabu, 29 April 2009

buku dengan judul merah menyala.

buku itu telah lusuh di tanganku,
cinta pertama pada barisan kata merdu,
namun kali ini t'rasa berbeda,
sebab ta' satu pun kata tertangkap mata.

lembar demi lembar..
hanya kertas putih ta' bermakna,
kulihat barisan kata mantra indah,
tapi ta' seperti biasanya..
aku tak mampu membacanya.

buku dengan judul merah menyala itu,
ternyata jadi tak lebih dari barisan kata semu,
semenjak kutemukan sebuah kata di dirimu,
sebuah kata.. yang hidup,
sebuah kata.. yang ku pikir t'lah ku kubur,
(t'lah lama ku kubur!!)
jauh sebelum waktu menemukan aku dan dirimu.

Selasa, 28 April 2009

huff.

satu hari lagi t'lah berlalu,
denganmu,
tanpamu,
entahlah..
yang pasti aku disini menunggu.

Senin, 27 April 2009

cinta dan hidup.

bimbang dalam langkah,
merengkuh asa di balik awan,
berharap untuk sebuah masa,
dimana impian (mungkin) bisa jadi nyata.

hati galau..
risau..
pikiran kalut,
jiwa pun ta' henti mngeluh.

apakah kita hidup untuk saling mencinta?
ataukah cinta yang membuat kita hidup?

Minggu, 26 April 2009

aku tak mengenalmu.

menyusuri jejak langkahmu di hati hampa,
berusaha mengenalmu lebih dari sebatas kata cinta..
namun semakin aku tak memahami,
di dunia manakah kau bersembunyi?

Kamis, 23 April 2009

pagi.

pagi mulai merayap,
aku masih bersedekap,
dalam diam jiwa,..
merangkai harapan tentang hari depan,
dimana impian bukan lagi sekedar impian.

Selasa, 21 April 2009

ternyata.

menepis bayang-bayang ternyata tak mudah,..
banyak kisah t'lah datang dan pergi,
tawa dan tangis singgah,
namun kenangannya tak terhapuskan.

begitu mudah aku mencinta,
dengan segala yang ku benci di dirinya,
tanpa satu alasan jelas ku t'lah terikat,
dan hingga kini ku tak mampu lepas.

(inspired by ST12-saat terakhir)

Kamis, 16 April 2009

kesuksesan sejati.

Anda tidak akan pernah mencapai kesuksesan sejati
kecuali Anda menyukai apa yang Anda kerjakan.

(Dale Carnegie - Pebisnis Amerika)

waduh... sepertinya aku benar-benar harus berpikir cepat apa hal yang paling aku sukai. aku gak mau buang-buang waktu mengejar "kesuksesan yang tidak akan pernah ada", hanya karena aku gak bisa melakukan hal itu dengan sepenuh hati, jiwa, raga, dan pikiran.